Puskesmas Menteng Konferensi Pers Bahas Insiden Luapan Air Irigasi

GEMASUARAMEDIA.COM, PALANGKA RAYA – Puskesmas Menteng menggelar konferensi pers untuk membahas insiden luapan air irigasi yang sempat masuk ke sejumlah ruangan pelayanan. Konferensi pers ini digelar sebagai bentuk klarifikasi resmi sekaligus komitmen keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Riduan menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berdampak pada keselamatan pasien maupun tenaga kesehatan, serta tidak menghentikan layanan kesehatan kepada masyarakat. 2/2/2026

“Kami memastikan pelayanan di Puskesmas Menteng tetap berjalan. Kejadian ini bersifat teknis dan sudah ditangani dengan cepat. Dinas Kesehatan akan melakukan evaluasi dan langkah pencegahan agar tidak terulang di kemudian hari,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.

Sementara itu, Kepala Bidang Publikasi Diskominfo Kota Palangka Raya Andi, menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan tidak menimbulkan kepanikan publik.

“Diskominfo berperan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan resmi. Kami mengimbau agar masyarakat tidak terpengaruh isu yang belum terverifikasi dan tetap mengacu pada keterangan dari instansi berwenang,” kata Kabid Publikasi Diskominfo Kota Palangka Raya.

Kepala Puskesmas Menteng, Sugito, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat begitu insiden terjadi, termasuk pengamanan ruangan terdampak dan pengalihan sementara pelayanan.

“Begitu air irigasi meluap ke dalam ruangan, kami segera melakukan penanganan, pembersihan, dan sterilisasi. Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan pengaturan ruang yang aman dan layak,” jelas Sugito.

Ia menambahkan, pihak Puskesmas Menteng terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan instansi teknis terkait untuk mengevaluasi sistem drainase serta lingkungan sekitar fasilitas kesehatan.

Melalui konferensi pers ini, Puskesmas Menteng bersama Pemerintah Kota Palangka Raya berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang jelas dan tidak terjadi kesimpangsiuran informasi, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan publik.

(mangboy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *