Pemprov Kalteng Resmi Buka Penerbangan Wings Air

Oplus_16908288

GEMASUARAMEDIA COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi membuka layanan penerbangan maskapai Wings Air sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi udara dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kalteng.

Pembukaan penerbangan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta memperlancar arus distribusi barang dan jasa, khususnya menuju daerah-daerah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses transportasi. 11/3/2026.

Gubernur Kalimantan Tengah melalui Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung menyampaikan bahwa dibukanya penerbangan ini merupakan langkah penting dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Tengah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi hadirnya penerbangan Wings Air ini. Kami berharap kehadiran maskapai ini dapat semakin membuka akses transportasi udara bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Leonard.

Ia menambahkan, peningkatan konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung sektor investasi, pariwisata, serta pelayanan publik di wilayah Kalimantan Tengah.

Potong pita penerbangan wings air 

Sementara itu, Manager PT Angkasa Pura II, Imade, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik beroperasinya penerbangan Wings Air sebagai bagian dari upaya meningkatkan layanan transportasi udara di bandara.

“Kami dari Angkasa Pura sangat mendukung hadirnya penerbangan ini. Dengan bertambahnya rute dan maskapai yang beroperasi, diharapkan pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan konektivitas wilayah semakin meningkat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pihak bandara akan terus meningkatkan fasilitas serta pelayanan guna mendukung kelancaran operasional penerbangan dan kenyamanan penumpang.

Dengan dibukanya penerbangan Wings Air ini, diharapkan konektivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah semakin berkembang serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *