Dina Maulidah Raih Penghargaan Pegiat Literasi 2026 di Murung Raya

Oplus_16908288

PURUK CAHU, Gemasuaramedia.Com– Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menerima penghargaan sebagai Pegiat Literasi Tahun 2026 atas peran dan kontribusinya dalam mendorong pengembangan budaya baca di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, didampingi Bunda Literasi Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, dalam acara pemberian penghargaan literasi, pengukuhan duta baca, dan penyerahan hadiah lomba tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, pada Kamis (8/10/2026).

Penghargaan yang diterima Dina Maulidah merupakan bentuk pengakuan atas keterlibatannya dalam mendukung gerakan literasi serta mendorong tumbuhnya minat baca di tengah masyarakat. Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk memperluas gerakan literasi agar menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga di wilayah pelosok desa.

Usai menerima penghargaan, Dina menyampaikan harapannya agar gerakan literasi di Kabupaten Murung Raya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap gerakan literasi di Kabupaten Murung Raya semakin masif dan inklusif,” ujar Dina.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua, untuk menanamkan kebiasaan membaca sejak dini di lingkungan keluarga. Menurutnya, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk minat baca anak sekaligus membangun kebiasaan belajar yang berkelanjutan.

Selain itu, generasi muda diharapkan dapat memanfaatkan berbagai sumber bacaan dan teknologi informasi secara positif untuk menambah wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan diri.

Dina berharap, melalui kolaborasi pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, komunitas literasi, dan masyarakat, budaya membaca dapat semakin mengakar di Kabupaten Murung Raya.

Dengan demikian, gerakan literasi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

(Red/Setya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *