Pandangan AWPI Kalteng, Ketum Parpol Sebaiknya Dibatasi Dua Periode, Bisa Kurangi Dinasti Politik

Oplus_16908288

GEMASUARAMEDIA.COM, PALANGKA RAYA – Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kalimantan Tengah menyampaikan pandangannya terkait dinamika kepemimpinan partai politik di Indonesia. 26/4/2026.

Menurut AWPI Kalteng, pembatasan masa jabatan Ketua Umum (Ketum) partai politik maksimal dua periode dinilai penting untuk mendorong regenerasi kepemimpinan serta meminimalisir potensi praktik dinasti politik.

Ketua AWPI Kalteng Hadriansyah, menilai, selama ini banyak partai politik cenderung didominasi oleh figur yang sama dalam waktu yang panjang, sehingga ruang bagi kader-kader potensial untuk tampil menjadi terbatas. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses demokrasi internal partai.

“Kami berpandangan bahwa pembatasan masa jabatan Ketum parpol hingga dua periode akan membuka ruang regenerasi yang lebih sehat, sekaligus mengurangi potensi lahirnya dinasti politik dalam tubuh partai,” ujarnya.

Selain itu, AWPI Kalteng juga menekankan pentingnya transparansi dan demokrasi internal dalam tubuh partai politik, agar setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara fair dalam proses pemilihan pimpinan.

Langkah pembatasan tersebut diyakini dapat menciptakan iklim politik yang lebih dinamis, akuntabel, serta mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang membawa gagasan segar bagi kemajuan bangsa.

AWPI Kalteng berharap, ke depan wacana ini dapat menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan, termasuk partai politik dan pembuat kebijakan, guna memperkuat sistem demokrasi yang lebih sehat dan berkeadilan di Indonesia.

(Anton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *