Dialog Sore di Taman Istana Isen Mulang Gubernur Kalteng Bersama Insan Jurnalis, Diperbincangi Masalah Jalan Nasional dan Daerah

Oplus_16908288

GEMASUARAMEDIA.COM, PALANGKA RAYA — Suasana sore di Taman Istana Isen Mulang, Jumat 21/11/2025 menjadi momen penuh keakraban dan diskusi terbuka ketika Gubernur Kalimantan Tengah duduk bersama puluhan insan jurnalis dalam agenda Dialog Sore Bersama Pers. Meski berlangsung santai, tema yang diangkat justru mengerucut pada persoalan serius dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat: kerusakan jalan nasional dan jalan daerah di sejumlah wilayah Kalteng yang masih menjadi pekerjaan besar pemerintah.

Dalam dialog tersebut, para jurnalis mengemukakan data dan temuan lapangan terkait banyaknya ruas jalan nasional serta jalan provinsi yang mengalami kerusakan — terutama di jalur logistik, kawasan industri, dan pemukiman padat penduduk. Kondisi ini bukan hanya menghambat perputaran ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi keluhan publik yang terus berulang dari tahun ke tahun.

Gubernur Kalteng, Ketua organisasi pers dan OPD Pemprovkalteng.

Gubernur Kalteng menegaskan bahwa persoalan jalan merupakan prioritas serius pemerintah daerah.

“Kami tidak tinggal diam. Untuk jalan nasional kita sudah bersurat, rapat koordinasi, dan sedang menunggu eksekusi dari kementerian terkait. Untuk jalan daerah, terus dilakukan perbaikan bertahap sesuai kemampuan anggaran. Masyarakat berhak menuntut perbaikan, dan pemerintah berkewajiban memberi layanan terbaik,” ujar Gubernur dalam forum dialog tersebut.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada insan jurnalis yang selama ini aktif mengawal informasi publik dan menyampaikan keluhan masyarakat tanpa sekat.

“Kontrol pers itu penting. Bahkan ketika kritik itu tajam, itu menjadi bahan evaluasi bagi kami agar tidak lalai. Pemerintah dan pers bukan musuh, kita mitra strategis untuk membangun Kalteng,” tambahnya.

Plt Kadis Kominfosantik Provkalteng Rangga Lesmana.

Plt Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalteng Rangga Lesmana turut mempertegas komitmen sinergi pemerintah–media.

“Tugas kami adalah menyediakan data dan membuka ruang komunikasi. Jika ada progres, kita update. Jika ada kendala, kita jelaskan. Yang terpenting adalah transparansi dan kerja nyata di lapangan,” tegasnya.

Ketua DPD AWPI Kalteng’ Hadriansyah 

Sementara itu, perwakilan organisasi pers DPD AWPI Kalteng Ketua Hadriansyah, menyampaikan harapan agar penyelesaian persoalan jalan dapat dilakukan tanpa menunggu polemik publik berkepanjangan.

“Jalan adalah urat nadi aktivitas ekonomi rakyat. Ketika jalan rusak, biaya hidup naik dan peluang usaha mengecil. Semakin cepat perbaikan dilakukan semakin besar kepercayaan publik kepada pemerintah,” ucap perwakilan organisasi pers Hadriansyah yang sering di sapa manghadiboy.

 

Dialog sore ini menjadi gambaran konstruktif bagaimana komunikasi pemerintah dan media dapat berjalan tanpa sekat; kritis namun tetap dalam bingkai kemitraan yang sehat. Para jurnalis menyambut baik keterbukaan pemerintah, namun menekankan bahwa pengawasan dan pemberitaan tetap akan berjalan secara independen demi kepentingan masyarakat.

 

Di pengujung kegiatan, Gubernur menyampaikan komitmen bahwa tahun anggaran berikutnya perbaikan beberapa ruas prioritas akan menjadi fokus utama. Insan pers memastikan siap mengawal progres tersebut seraya berharap momentum dialog seperti ini dapat digelar secara berkala.

 

Pewarta. : satriawsti

PT Multimedia Borneo Mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *